DENGAR! Kompilasi “Palang Merah Remaja”

Kumpulan 12  video berbasis komunitas dan film yang berisi pengalaman remaja Indonesia terkait tema Hak Kesehatan Seksual Reproduksi. Yayasan Kampung Halaman berharap kompilasi ini dapat membantu remaja dalam mendiskusikan hal-hal yang selama ini dianggap tabu sekaligus sebagai media belajar. Keduabelas video dibuat oleh beragam komunitas, filmmaker profesional yang berkolaborasi dengan remaja-remaja Indonesia.

Palang Merah Remaja (PMR). Istilah ini tentu tidak asing di telinga kita (atau justru sebaliknya?), yakni sebuah organisasi binaan Palang Merah Indonesia (PMI) yang berpusat di sekolah ataupun kelompok-kelompok masyarakat (sanggar, kelompok belajar, dsb). Selain kesehatan, istilah PMR pun cenderung asosiatif dengan sebuah kesiapsiagaan. Kesiapsiagaan adalah salah satu karakter maupun sikap yang tentunya penting dimiliki oleh semua orang, tak terkecuali remaja. Namun seberapa siap siaga-kah remaja maupun kita, dalam menghadapi isu Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi (HKSR) yang ada di lingkungan sekitar?

Gaul Yuk!

Pembuat: Wiwin, Cadem, Tarini, Fitria | Produksi: 2007, Indramayu, Jawa Barat | Produser : Yayasan Kampung Halaman, UNICEF | Durasi : 11:21 Menit

Di siang hari, kegiatan Wiwin cukup beragam, mulai dari membereskan rumah sampai siaran di radio. Tetapi di malam hari, ia tidak bisa pergi ke mana-mana seperti teman-temannya yang lain karena ibundanya melarangnya keluar rumah. Menurut ibunya, keluar di malam hari terlalu berbahaya. Apa yang sebenarnya ditakuti oleh ibunda Wiwin?

NA… NA… NA… NA…

Pembuat: Diana, Maria, Risa, Dewi  (SMA Bhinneka Tunggal Ika) | Produksi:  2007, Yogyakarta | Produser: Yayasan Kampung Halaman, Samsung Digital Hope | Durasi: 03.37 menit

Sinopsis:
“Na…Na…Na…Na” begitu siswi-siswi SMA Bhineka serta guru menamakan pembalut untuk menstruasi dalam lingkungan sekolah. Tabu untuk menyebutkan namanya. Masalah jadi rumit ketika pembalut pun tidak tersedia di sekolah ketika siswi mendapat menstruasi di jam pelajaran. Bagaimana cara mendapatkannya?

17  TAHUN KE ATAS

Pembuat :Elinah, Rukoyah, Wasiah, Cariah | Produksi: 2007, Indramayu, Jawa Barat | Produser: Yayasan Kampung Halaman, UNICEF | Durasi: 12: 08 Menit

Sinopsis:
Di Desa Amis, Indramayu, para anak gadis tidak boleh menolak lamaran pertama karena dianggap pamali dan dapat membawa kesialan. Melalui video ini mereka menyuarakan kegelisahan atas praktek kawin muda di desa mereka yang menghambat cita-cita mereka untuk terus sekolah.

DEAR GIRL

Pembuat : Yanyan, Alma, Rina, Nunu, Husni, Jeni, Ivan, Panji, Maya, Elis | Produksi:2009, Tasikmalaya, Jawa Barat | Produser: Yayasan Kampung Halaman, SOCA Tasikmalaya | Durasi: 02:00 menit

Sinopsis:
Lebih cantik, lebih hebat, menjadi terkenal dan masuk TV. Apakah itu memang keinginanmu, Hei remaja?

BAGAIMANA MENJAGA KESEHATAN ADEKMU

Pembuat : Wayan Sukmatara, Yuda, Okik, Irvan, Abrie | Produksi : Bali, 2012 | Produser: Kisara PKBI BALI | Durasi: 06:46 Menit

Sinopsis:
Ono, Yono dan Inoe, adalah tiga (3) orang sahabat sedang berbagi tentang bagaimana cara menjaga kesehatan alat reproduksi mereka sebagai laki-laki. Siapa bilang laki-laki tidak perlu peduli dan menjaga kesehatan “adik” mereka?

DIARY LINA

Pembuat: Lina Febri, Balqis Putri, Nur Hasanah, Waqi | Produksi: 2012, Bondowoso, Jawa Timur | Produser: Yayasan Kampung Halaman, Yayasan Kesehatan Perempuan | Durasi: 03:02 Menit

Sinopsis:
Lina dan teman-temannya dari Bondowoso, Jawa Timur resah dengan tingginya angka pernikahan dini di kota mereka. Lina dan teman-teman tidak ingin hal tersebut terjadi pada diri mereka. Ini adalah curahan hati Lina.

TAK MAU SEPERTI IBU

Pembuat :Cindy Agustin Firawati, Fitroh Nur Fajri, Nur Havidhatul Hasanah, Ahmad Yadi Kurniawan, Halimatus Sa’diyah | Produksi : 2012, Bondowoso, Jawa Timur | Produser: Yayasan Kampung Halaman, Yayasan Kesehatan Perempuan | Durasi : 04 :35 Menit

Sinopsis:
Perbincangan dari hati ke hati antara Cindy dengan Ibunya yang dulu menikah dini. Cindy adalah gadis remaja dari Bondowoso Jawa Timur. Apakah ia juga akan melakukan hal yang sama setelah mendengar pengalaman ibunya? Yuk kita dengarkan obrolan mereka.

ON..?

Pembuat : Deni Romadona, Wasidipa Maulana Firdaus, Muhammad Prayoga, Muhammad Ali Mufi | Produksi : 2012, Bondowoso Jawa Timur | Produser: Yayasan Kampung Halaman, Yayasan Kesehatan Perempuan | Durasi : 07:32 menit

Sinopsis:
Deni, murid SMA di Bondowoso Jawa Timur belajar cara melakukan Onani dari sahabatnya Nuri dan Yoga di halaman belakang sekolah. Kebiasaan baru ini terus berlanjut sampai membuatnya merasa bersalah akibat minimnya pengetahuan tentang kesehatan seksual dan reproduksi terutama pada remaja laki-laki. Deni mencari cara untuk menghentikan hal ini.

LENTERA UNTUK DRABA

Pembuat : Dodok Yuda, Dewi Frida, Zeni, Diah Ganaki & Ita | Produser : Kisara PKBI Bali, Kompilasi Video Diary untuk Program Jalan Remaja 2015 | Produksi : 2015, Bali | Durasi: 05.55 menit

Sinopsis:
Remaja di KISARA mengajak remaja tuna netra belajar tentang kesehatan reproduksi.

BINTANG DI PELUPUK MATA (TAK TAMPAK)

Sutradara:Dwi Sujanti Nugraheni | Produser: Yayasan Kampung Halaman | Produksi: 2016, Sumedang, Jawa Barat | Durasi : 17:17 Menit

Sinopsis:
Pipit Fitrianti (16 tahun) dari Desa Cibeureum Wetan, Sumedang adalah gadis ceria yang sudah kenyang diberi stigma sebagai “cabe-­cabean” oleh orang-­orang di kampungnya. Stigma itu yang membuat prestasi Pipit tidak diakui, bahkan pihak sekolahpun enggan mendukung cita-­citanya. Padahal Pipit adalah murid dan atlet berprestasi yang bercita-cita ingin menjadi guru olahraga atau guru matematika. Siapa seharusnya yang mendukung Pipit?

AGNES, PEWARIS BUDAYA DUNIA?

Sutradara: Arief Hartawan | Produser: Yayasan Kampung Halaman | Produksi: 2016, Wamena, Papua | Durasi : 06:50 menit

Sinopsis:
Agnes Asso (17 tahun), remaja perempuan dari Distrik Asolokobal (11 KM dari Wamena, Papua). Kehamilan dan kelahiran putrinya tanpa menikah membuat sekolah Agnes terhenti di kelas 1 SMA. Untuk menyambung kehidupannya sebagai orangtua tunggal, Agnes mengandalkan keterampilannya menganyam dan menjual noken. Bisakah noken memenuhi kebutuhan sehari-­hari dan impian Agnes untuk melanjutkan sekolah?

MIANG MENG JAKARTA (AKU INGIN KE JAKARTA)

Sutradara: Opan Rinaldi | Produser: Yayasan Kampung Halaman | Produksi: 2016, Indramayu, Jawa Barat | Durasi : 14:29 menit

Sinopsis:
Ika (16 tahun) dari Desa Amis, Indramayu adalah korban perundungan yang membuatnya berhenti sekolah (SMP). Hubungan dengan ibu yang buruk, membuatnya frustasi dan ingin segera meninggalkan kampung dan kerja di Jakarta. Segala upaya dia lakukan agar segera pergi dari Amis. Akankah Ika terus bertahan di kampungnya?

leo dolor. in accumsan Nullam vulputate,