SEKOLAH REMAJA

Sekolah Remaja (SR) adalah program yang bertujuan meningkatkan peran remaja di lingkungan-nya melalui serangkaian aktivitas dengan media kolaboratif. Program tahunan ini digagas oleh Yayasan Kampung Halaman bekerja sama dengan mitra komunitas di Indonesia.

Program SR diinisiasi untuk pertama kalinya pada 2011. SR berisi aktivitas guru informal keliling bersama fasilitator komunitas lokal untuk memfasilitasi remaja dalam mengenali isu global dan belajar memproduksi media kampanye bersama dengan remaja lain se-Indonesia. Program ini berkeliling hingga ke delapan komunitas di Indonesia pada 2011—2012.

STATISTIK

  • 133 remaja terlibat.
  • 8 titik lokasi.
  • 12 video diary diproduksi.
  • 12 radio diary diproduksi.
map created with amCharts | amCharts

SR 2014—2015 mulai berubah formatnya, yakni video tidak lagi menjadi medianya. Periode program kedua ini pun lebih fokus mengajak para remaja untuk ‘berkawan dengan sekitar’. Berkawan dengan sekitar berarti mengamati, mencari tahu, dan menganalisis hal-hal yang terjadi dalam keseharian mereka melalui riset partisipatif yang terencana dengan baik. SR mengajak remaja di komunitasnya sebagai kawan belajar untuk melakukan pendokumentasian tentang potensi yang ada di sekitarnya dengan cara yang kreatif (GIS). Kegiatan Sekolah Remaja berlangsung selama satu bulan di setiap lokasi.

STATISTIK

  • 155 remaja terlibat.
  • 8 titik lokasi.
  • 8 rekomendasi aksi dihasilkan.

Pada periode ketiga ini, pola kerja program SR dikembangkan lebih jauh. Bila pada periode sebelumnya durasi program di satu titik kurang lebih selama satu bulan maka mulai 2016 durasinya bertambah hingga 10 bulan (1 tahun program). Tiga bulan pertama difokuskan pada riset dan pemetaan bersama remaja, satu sampai dua bulan difokuskan untuk analisis dan perencanaan aksi program, tiga sampai empat bulan selanjutnya diitikberatkan pada pelaksanaan rencana aksi, dan diakhiri dengan monitoring serta evaluasi. Ruang lingkupnya pun diperluas dari satu dusun menjadi satu desa.

STATISTIK 2016

  • 21 remaja terlibat.
  • Desa Tampara, Kec. Kaledupa Selatan, Kab. Wakatobi.
  • Aksi Program: Produksi cinderamata khas Kaledupa.
817237b5ce7bcc5afec0dd5e7fc35e86QQQQQQQQQQQQQQ